Benteng Otanaha Gorontalo

By | 7 Februari 2018

Biasanya benteng di Indonesia terletak di pinggir laut atau di daratan luas dekat perbukitan, tapi di Gorontalo ada kompleks benteng yang terletak di pinggir danau. Kompleks benteng ini terdiri atas tiga benteng, Otanaha, Ulupahu, dan Otahiya. Di antara tiga benteng itu, Benteng Otanaha adalah benteng yang paling unik dan memiliki posisi paling puncak. Inilah satu-satunya kompleks benteng yang terletak di pinggir danau yang ada di Indonesia.

Kompleks benteng Otanaha ada di desa Dembe, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Kompleks benteng ini diketahui berdiri kokoh sejak ratusan tahun lalu memberikan kesan misteri sejarah masa lampau Gorontalo.

 

Otanaha berasal dari bahasa lokal yang mana Ota berarti benteng dan Naha nama anak dari Raja Ilato yang menemukan kembali benteng ini. Benteng ini pada awalnya dibuat atas kesepakatan antara Raja Ilato dan Bangsa Portugis yang saat itu tiba di Gorontalo. Raja Ilato dan Portugis saat itu dalam masa damai. Benteng dibuat dengan tujuan sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh.

Akan tetapi, Portugis akhirnya mengindahkan kesepakatan itu dan berniat menguasai Gorontalo. Raja Ilato beserta masyarakat Gorontalo akhirnya berperang melawan Portugis untuk mempertahankan wilayah Gorontalo. Setelah Portugis berhasil diusir dari Gorontalo, benteng ini dimanfaatkan sebagai benteng pertahanan oleh raja-raja selanjutnya.

Benteng Otanaha yang terletak di pinggir danau Limboto  memiliki panorama yang indah dan suasana sejuk, utamanaya pada pagi hari dan bisa dinikmati sepanjang tahun. Angin segar penuh uap air dapat dirasakan di sini.

Bagi penggemar satwa liar, kawasan sekitar benteng ini merupakan daerah jelajah beberapa spesies burung, termasuk yang endemik Sulawesi. Pada saat musim hujan, saat vegetasi tumbuh mulai subur, banyak sekali burung yang singgah di lokasi ini. Mereka mencari makan di pepohonan dan tanaman perdu yang ada.

Di tempat ini dapat dijumpai Kehicap Ranting (Hypothymis azurea), Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster),  Raja udang (Todiramphus chloris), Wiwik Uncuing (Cacomantis sepulcralis), Kepudang sungu tunggir putih (Coracina leucopygia), Cabai Panggul Kelabu (Dicaeum celebicum), Kepudang Kuduk Hitam (Oriolus chinensis), Kadalan Sulawesi (Phaenicophaeus calyorhynchus), Cirik cirik (Meropogon forsteni), Sriganti (Nectarinia jugularis), Burung-Madu Kelapa (Anthreptes malacensis), Punai Gading (Treron vernans), Elang Bondol (Haliastur indus), Bilbong Pendeta (Streptocitta albicollis), Kangkok ranting (Cuculus saturates).

Seringkali Tarsius, monyet mungil sekepalan tangan, ditemukan di lokasi ini. Hewan nokturnal ini berada di rerimbunan semak, saat senja atau menjelang fajar, suara jantan betina hewan ramai memecahkan keheningan.

Keindahan peninggalan masa lalu di Gorontalo, Benteng Otanaha, menjadi semakin menarik dengan pesona alam. Ayo liburan ke Gorontalo… !

One thought on “Benteng Otanaha Gorontalo

  1. Pingback: Wisata Pantai Indah Lahilote Gorontalo – Travel dan Hotel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *